apa itu Google ADS

Mengenal Apa Itu Google Ads dan Keunggulannya

Salah satu platform digital marketing yang paling banyak digunakan adalah Google Ads. Dalam tulisan ini, kita akan membahas apa itu Google Ads dan seperti apa peranannya dalam membantu pemasaran digital untuk bisnis. 

Apa Itu Google Ads? 

Google Ads adalah sebuah platform yang disediakan Google di mana Anda dapat memasang iklan. Sebelumnya, Google Ads lebih dikenal dengan Google Adwords yang telah diubah Google sejak 24 Juli 2018

Ketika Anda sedang browsing di Google, terkadang ada hasil pencarian yang ditandai dengan kata “Ad” atau “iklan”. Itu merupakan salah satu layanan iklan yang disediakan Google. Selain di mesin pencari, iklan Google Ads ini juga dapat Anda temukan di situs-situs yang masuk dalam jaringan Google Display Network. 

Bagaimana sejarah kemunculan Google Ads?

Google Ads lahir setelah mengakuisisi Pyra Labs di bulan Februari pada tahun 2003. Beberapa hari setelahnya, CEO Google meluncurkan layanan periklanan yang diberi nama AdSense. Untuk menyempurnakan kinerja Google Ads, Google mengakuisisi teknologi yang dimiliki oleh Applied Semantics.

Pada awalnya, Google Ads hanya tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa yang ada di Eropa. Pun juga hanya dapat diakses di beberapa negara. Di antaranya adalah Thailand, Asia Timur, Timur Tengah, dan negara-negara di Eropa.

Google Ads menyempurnakan versinya hingga dapat diakses oleh hampir seluruh negara dengan beragam bahasa yang ada di dunia.

Iklan Google Ads Bisa Tampil Di mana Saja?

Sebelum membahas di mana saja iklan Google Ads bisa ditampilkan, mari membahas terlebih dahulu tentang apa saja jenis iklan yang ditampilkan Google Ads?

Google Ads menampilkan iklan berupa video, gambar, maupun teks. Layanan ini bekerja dengan memanfaatkan cache browser. Ini bertujuan untuk mengetahui apa saja iklan yang yang sesuai dengan presensi pengguna.

Misalnya, jika Anda mencari jenis-jenis makanan pada browser Anda, maka sebagian besar iklan yang muncul adalah restoran terdekat atau sejenisnya.

Lalu, di mana saja Iklan Google Ads ditampilkan?

Iklan akan muncul di setiap website dan tempat yang berbeda. Ini juga tergantung pada pengaturan iklan yang diterapkan. Seperti apa jenis iklan yang dibuat, siapa saja yang akan melihatnya, dan target lainnya.  

Hal yang pertama yang akan Anda lakukan adalah memilih frasa atau kata kunci untuk memunculkan iklan. Nantinya, iklan tersebut muncul di setiap perangkat pengguna. Baik Android, laptop, iPhone, dan lainnya.

Selain itu, iklan juga akan tampil jika Anda mengakses layanan Google, mitra Google, hingga aplikasi khusus yang diluncurkan Google. Beberapa di antaranya adalah Blogger, Gmail, YouTube, Google Finance, dan lainnya.

Manfaat Google Ads

Sebagai salah satu medium untuk melakukan pemasaran digital, Google Ads punya sejumlah keunggulan. Berikut beberapa keuntungan atau manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan Google Ads. 

Jangkauan

Yang dimaksud dengan jangkauan di sini berkaitan dengan target iklan. Sama seperti poin sebelumnya, iklan Google Ads diatur dan dihitung berdasarkan lokasi, minat pengguna, jenis kelamin, usia, dan lainnya.

Hal tersebut bertujuan untuk memperkirakan seberapa banyak iklan tersebut diakses oleh pengguna dalam suatu wilayah.

Budget

Berapa besaran anggaran yang dibutuhkan untuk menggunakan layanan Google Ads? Sebenarnya, Google Ads sendiri membebaskan Anda untuk mengatur anggaran harian untuk melakukan branding campaign. Anggaran tersebut merupakan rata-rata jumlah yang dibelanjakan selama satu bulan di setiap harinya.

Tenang saja, Anda tidak akan dikenakan biaya lebih meskipun penggunaan setiap hari itu bervariasi. Anda bebas memilih besaran anggaran harian dan jumlah yang akan dibelanjakan di setiap harinya.

Bagaimana cara menghitungnya? Cobalah menghitung besaran anggaran bulanan lalu dibagi dengan jumlah hari di setiap bulannya.

Efektivitas

Keunggulan Google Ads selanjutnya adalah efektivitas layanan. Google Ads mengoptimasi layanannya dengan SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Machine). Keduanya akan mempengaruhi peringkat halaman web Anda di mesin pencarian.

Perbedaan keduanya terletak pada sistem pembayaran. Jika SEO didasarkan pada “mode gratis”, lalu SEM diperuntukkan bagi mereka yang menginginkan fasilitas lebih tanpa harus memakan banyak waktu dengan menganggarkan sedikit dana atau disebut sebagai paid search.

Untuk dapat menikmati layanan paid search, terdapat beberapa langkah yang mesti diikuti seperti melakukan uji coba landing page, website yang dimiliki sebaiknya berada pada kategori “above the fold”, dan menemukan keyword baru.

Remarketing 

Remarketing atau pemasaran ulang merupakan cara yang bisa diterapkan untuk menghubungi orang-orang yang pernah berinteraksi pada platform marketing sebelumnya. Ini akan memudahkan Anda menjangkau audiens ketika mereka berselancar di internet pada situs Google atau sejenisnya. Dengan demikian, ini akan mengingatkan audiens untuk membeli produk atau meningkatkan brand awareness.

Kegiatan tersebut bisa mempromosikan produk atau merek secara otomatis, meningkatkan pendaftaran, dan masih banyak manfaat lainnya seperti:

–   Pencapaian target maksimal karena terhubung dengan pelanggan sebelumnya.

–   Fokus mengiklankan dengan komunikasi yang intens kepada para audiens.

–   Jangkauan luas dengan mendapatkan akses dari Google ataupun mitranya.

–   Efisiensi harga dengan real time bidding.

–   Kemudahan digital campaign dengan penataan ulang galeri.

–   Statistic campaign yang akan memberikan laporan lengkap seputar spot iklan, biaya, dan performa kampanye.

Lalu, bagaimana cara melakukan remarketing?

Remarketing dapat dilakukan dengan mudah jika memahami poin-poin berikut ini.

  1. Remarketing Standar yaitu pemasaran ulang yang menampilkan iklan ketika menjelajahi display network atau situs yang pernah dijjelajahi pelanggan sebelumnya.
  2. Remarketing Dinamis yaitu mengoptimalkan pemasaran ulang dengan memberikan pilihan mengulas kembali siapa saja yang pernah melihat produk sebelumnya.
  3. Remarketing Video yaitu pemasaran ulang yang menampilkan iklan kepada mereka yang pernah secara langsung berinteraksi dengan video produk Anda.
  4. Remarketing Daftar Pelanggan dengan memanfaatkan layanan “customer match”. Layanan ini akan memudahkan Anda untuk mengunggah daftar kontak yang pernah diberikan pelanggan.
  5. Remarketing untuk Iklan Penelusuran dengan menampilkan iklan untuk menindak lanjuti apa yang dibutuhan pengunjung sebelumnya.

Jenis Pembiayaan Google Ads

Pay Per Click 

PPC merupakan metode pembiayaan iklan di mana Anda hanya akan membayar sesuai dengan klik yang dihasilkan dalam campaign. Jika orang hanya melihat iklan Anda tapi tidak mengklik apa-apa, Anda tidak akan dikenai biaya. 

Metode iklan ini membantu Anda dalam menciptakan iklan yang efektif dengan budget yang tidak terlalu besar. 

Pay Per Thousand Impression

Pembiayaan pada jenis iklan ini akan dihitung per 1000 orang yang melihat iklan Anda. Cocok untuk tujuan membangun awareness untuk bisnis. 

Pay Per Conversion

Dengan Pay Per Conversion, Anda hanya akan membayar jika goals atau tujuan dari iklan terpenuhi. Adapun goals tersebut dapat berupa pendaftaran member atau penjualan.

Kesimpulan  

Google Ads hadir dengan tujuan untuk memudahkan dan memaksimalkan pemasaran digital. Layanan iklan yang satu dapat menampilkan iklan di mana saja dan di perangkat apa saja. Lebih lagi, terdapat beragam keunggulan seperti jangkauan iklan yang luas, budget yang dapat ditentukan sendiri, efektivitas pemasaran, dan remarketing yang mampu menjangkau pengunjung web perusahaan sebelumnya.

Bagaimana cara untuk mendapatkan fasilitas Google Ads tersebut? Salah satu caranya adalah dengan bantuan digital agency. Coreondigital merupakan salah satu digital agency yang dapat membantu Anda memaksimalkan Google Ads.  Cukup bayar sesuai dengan hasil CPC atau CPM saja, Anda sudah bisa memanfaatkan layanan Google Ads untuk membantu meningkatkan visibilitas dan jangkauan bisnis Anda. 

Leave a comment